5 Bahaya Radiasi HP untuk Ibu Hamil dan Janin

  • Whatsapp
bahaya radiasi hp

Bahaya radiasi hp – Sekarang ini menjadi era yang sangat berkembang, dimana teknologi tumbuh pesat dengan segala akses kemudahan yang sangat membantu kehidupan manusia. Salah satu perkembangan teknologi yang paling nyata dan begitu melekat di banyak kalangan adalah ponsel.

Tidak hanya mengirim pesan saja, tapi kini handphone sudah berhubungan langsung dengan akses mendunia. Termasuk terhubung langsung dengan berbagai media sosial seperti whatsapp, facebook, twitter, line, instagram dan sebagainya.

Hampir semua kalangan, termasuk wanita modern yang juga tidak mau ketinggalan bukan?

Tentu tidak akan ketinggalan, bahkan lebih dari 50% pengguna smartphone di dominasi kaum wanita. Disini bukan hanya mereka yang masih single, namun juga bagi mereka yang sudah berumah tangga termasuk para ibu hamil.

Smartphone saat ini tentu memiliki berbagai manfaat luar biasa bagi setiap kalangan. Tidak terkecuali bagi para ibu hamil dalam mencari berbagai informasi seputar kehamilan.

Meski demikian, smartphone juga memiliki dampak negatif khususnya dari sisi kesehatan tubuh maupun pada kehamilan. Smartphone memiliki efek samping yang sebenarnya bisa membahayakan tubuh dan kesehatan kita, termasuk pada ibu hamil dan janin.

Bahaya yang dimaksud adalah radiasi dari ponsel itu sendiri. Dimana radiasi yang dihasilkan smartphone dapat diserap langsung oleh tubuh sehingga berbahaya bagi tubuh manusia.

Sampai saat ini, sebenarnya para ilmuan juga belum melakukan penelitian terhadap pengaruh langsung radiasi pada kandungan. Namun, salah satu peneliti mengungkap sebuah fakta yang mengejutkan.

Salah seorang peneliti asal Universitas Yale, di Amerika Serikat membeberkan bahaya radiasi hp pada kandungan Ibu hamil. Seperti apa bahaya radiasi ponsel pada perkembangan janin?

Bahaya Radiasi HP untuk Ibu Hamil dan Janin

Pakar peneliti tersebut menemukan sebuah kaitan yang sangat mengejutkan antara perkembangan otak janin dengan paparan radiasi.

Hasil penelitian mencatat bahwa paparan radiasi HP sangat mempengaruhi tumbuh kembang janin khususnya pada sistem otaknya. Dimana paparan radiasi dapat menyebabkan antara lain:

  • Gangguan pada perkembangan otak janin
  • Gangguan memori atau daya ingat
  • Gangguan perilaku
  • Menyebabkan kecemasan pada janin
  • Menyebabkan janin lahir dengan gangguan hiperaktif

Bahaya paparan tersebut terjadi karena dalam kehamilan janin masih berada dalam proses pertumbuhan, dimana sel-sel otak dan juga perkembangan sistemnya masih dalam fase pembentukan.

Para pakar menyimpulkan jika semakin banyak Ibu hamil menggunakan ponsel maka semakin banyak paparan radiasi ayng diserap oleh janin.

Namun penelitian tersebut masih harus dikaji lebih dalam lagi, khususnya penelitian langsung pada manusia. Karena hasil penelitian tersebut baru diuji pada hewan jenis tikus.

Tapi meski begitu para pakar dalam penelitian tersebut yakin jika ujicoba pada tikus memiliki tingkat akurasi yang sama pada manusia. Pasalnya tikus sendiri adalah hewan yang memiliki genetik yang sangat mirip dengan manusia, bahkan beberapa karakteristik biologis tikus juga terdapat pada manusia. Tidak hanya itu beberapa gejala yang terjadi pada manusia juga terjadi pada tikus.

Seperti itulah bahaya radiasi hp untuk kandungan para Ibu hamil.

Baca juga: Jibrot.com

Tips Menghindari Radiasi HP

Bibia menyediakan beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menghindari bahaya radiasi ponsel pada kandungan.

  • Gunakan ponsel sesuai dengan kebutuhan Anda
  • Hindari meletakkan ponsel di dekat Anda
  • Jangan letakkan ponsel di saku celana atau baju agar dapat membatasi paparan radiasi pada kandungan
  • Kendalikan keinginan Anda untuk “memainkan” ponsel Anda
  • Jangan letakkan ponsel di dekat tubuh Anda saat tidur apalagi pada bagian kepala dan perut
  • Jauhkan ponsel Anda dari bagian tubuh khususnya saat Anda mengaktifkan fasilitas Bluetooth karena fasilitas tersebut akan menambah jumlah radiasi hp yang membahayakan janin.

Itulah beberapa tips yang bisa Anda lakukan yang juga dianjurkan oleh para pakar peneliti dan juga pakar kesehatan.

Ingat mencegah lebih baik daripada mengobati bukan? Apalagi jika bahayanya sudah menyangkut buah hati Anda bersama pasangan.

Semoga informasinya bermanfaat dan selamat menempuh kehamilan ya Bunda, sehat terus.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *