6 Prinsip Diet Sehat untuk Ibu Hamil yang Obesitas

  • Whatsapp
diet ibu hamil obesitas

Obesitas adalah kondisi yang membuat seseorang memiliki berat badan yang berlebih, yang membuat sistem metabolisme di dalam tubuh menjadi terganggu. Terjadinya obesitas ini bisa karena kurangnya kontrol terhadap pola dan menu makan sehari-hari, yang membuat berat badan pun sulit untuk dikontrol lagi.

Menghindari obesitas termasuk sebagai salah satu pola hidup sehat yang juga dilarang oleh para Dokter. Untuk yang memang mengalami obesitas itu, maka sebaiknya melakukan diet ketat agar bisa terhindar dari gangguan kesehatan akibat obesitas.  Karena saat obesitas, maka resiko penyakit jantung, diabetes, tulang yang tidak stabil, dan sebagainya bisa lebih tinggi.

Obesitas pada ibu hamil

Obesitas ini bisa saja dialami oleh siapa pun, tidak terkecuali untuk ibu hamil. Beberapa ibu hamil menganggap, kalau sedang masa kehamilan, maka porsi makan juga harus ditambah 2 kali lipat dari sebelumnya.

Pendapat tersebut tidak sepenuhnya benar. Penambahan porsi makan saat hamil itu bisa saja memicu obesitas. Apalagi, kalau tubuh ibu hamil memang termasuk memiliki karakter mudah gemuk.

Menghindari obesitas untuk ibu hamil itu sangat perlu untuk dilakukan. Karena, obesitas itu bisa memiliki dampak buruk pada tubuh ibu hamil dan janin itu sendiri.

Obesitas yang dialami saat hamil akan meningkatkan resiko bayi lahir dengan berat badan berlebih (obesitas). Selain itu, resiko persalinan dengan operasi caesar pun bisa lebih tinggi, gangguan pernapasan (sesak napas), penyakit jantung, dan gangguan lainnya.

Diet Sehat untuk Ibu Hamil yang Obesitas

diet ibu hamil obesitas

Dear Bunda, berikut diet ibu hamil obesitas yang perlu diperhatikan:

1. Perhatikan jumlah kalori

Prinsip pertama yang perlu Bunda perhatikan saat diet sehat itu adalah kebutuhan jumlah kalori untuk tubuh. Mengatur jumlah kalori untuk ibu hamil yang mengalami obesitas ini bisa melalui menu makanan dan juga saat waktunya makan.

Hindarilah pantangan makanan ibu hamil khususnya makanan yang memiliki kandungan kalori yang berlebihan. Caranya dengan mengganti setiap bahan makanan sehari-hari Anda dengan bahan makanan kalori yang lebih rendah. Namun pastikan juga nutrisi dan gizinya itu tetap terpenuhi.

2. Perhatikan kadar gula

Diet yang ibu hamil jalani saat mengalami obesitas itu sebenarnya tidak jauh berbeda dengan diet yang umum dilakukan orang-orang. Salah satunya itu adalah dengan memperhatikan kadar gula dalam tubuh.

Ibu hamil sangat disarankan untuk tidak mengkonsumsi makanan dan minuman dengan kandungan gula yang banyak. Karena, jika sampai dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, maka itu bisa meningkatkan resiko diabetes, serta kenaikan berat badan dengan lebih cepat.

Selain itu, batasi konsumsi cemilan, permen, biskuit, coklat, dan lainnya. Anda lebih baik mengganti menu cemilan dengan buah atau sayuran agar lebih sehat.

Baca juga: 9 Jus Buah untuk Ibu Hamil

3. Nutrisi yang terdapat di dalam makanan

Meskipun jumlah kalori serta gula harus dibatasi, tapi nutrisi pada makanan tersebut harus tetap diperhatikan. Anda sebagai ibu hamil harus bisa menjaga asupan nutrisi setiap harinya, baik itu saat sarapan  pagi, makan siang, serta makan malam.

Untuk itu, saat memilih makanan dengan kandungan kalori dan gula rendah, pastikan pula makanan tersebut memiliki jumlah nutrisi yang cukup yang dibutuhkan oleh tubuh Anda dan janin.

4. Perhatikan porsi makan

Prinsip selanjutnya dalam menjalani diet sehat untuk mengatasi obesitas saat hamil itu adalah dengan memperhatikan porsi makan.

Bunda, jangan berpikir bahwa saat sedang hamil maka jumlah porsi makan pun harus ditambah 2 kali. Makan dengan porsi banyak atau besar seperti ini bisa meningkatkan resiko obesitas lebih besar.

5. Ganti cemilan dengan buah-buahan

Jika Anda lebih suka makan cemilan, maka disarankan mengganti dengan buah atau sayuran sehat saja.

Ketika nanti merasa lapar, tapi belum waktunya makan berat, Anda bisa menjadikan buah atau sayuran sebagai cemilan sehat. Selain itu, mengkonsumsi buah juga bisa memenuhi jumlah nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh saat hamil, khususnya vitamin-vitamin.

6. Konsumsi air putih secukupnya

Manfaat air putih untuk tubuh itu memang sangatlah banyak. Air putih ini bisa berkhasiat untuk bisa memperlancar peredaran darah serta metabolisme di dalam tubuh Anda.

Termasuk untuk ibu hamil, sebaiknya mengkonsumsi air putih lebih banyak setiap harinya. Minimal jumlah air putih yang bisa dikonsumsi itu adalah dua liter atau 8 sampai 10 gelas setiap hari.

Baca juga: Makanan Diet untuk Ibu Hamil (Lengkap)

Nah, itulah 6 prinsip hidup sehat yang perlu diketahui oleh ibu hamil yang mengalami obesitas. Setiap poin di atas perlu diterapkan agar bisa menjalani kehamilan yang sehat sekaligus terhindar dari resiko yang tidak diinginkan baik untuk Bunda dan juga janin di dalam kandungan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *