Makanan Diet untuk Ibu Hamil yang Obesitas (Lengkap)

  • Whatsapp
makanan diet ibu hamil

Untuk Anda para wanita yang saat ini sedang hamil, maka penting untuk Anda dalam menjaga berat badan agar terhindar dari resiko obesitas. Obesitas saat hamil bisa menimbulkan berbagai macam masalah untuk Anda dan juga janin di dalam kandungan.

Gangguan kesehatan yang beresiko tinggi pun bisa saja dialami, seperti penyakit jantung, diabetes, dan lain sebagainya. Maka dari itu, penting bagi Anda para ibu hamil untuk mengetahui berat badan yang ideal yang perlu dicapai saat memasuki masa hamil.

Mengetahui berat badan yang ideal saat hamil ini bisa Anda cek ke Dokter Kandungan. Kalau Anda sudah mengetahui berapa berat badan yang cocok atau ideal untuk Anda saat hamil, maka Anda serta janin di dalam kandungan bisa sehat sampai persalinan.

Dalam menjaga agar berat badan tetap ideal selama menjalani kehamilan itu, maka Anda pun perlu menerapkan pola hidup sehat, melalui asupan makanan Anda sehari-hari. Tapi, kalau memang Anda didiagnosa mengalami obesitas, maka beberapa menu diet sehat untuk ibu hamil yang obesitas di bawah ini mungkin bisa cukup membantu.

Daftar Menu Makanan Diet untuk Ibu Hamil

Jika Anda sebagai ibu hamil sudah memperhatikan dengan baik dari prinsip dasar diet sehat untuk obesitas, maka selanjutnya Bibia.id akan memberikan beberapa pilihan menu makanan diet untuk Ibu hamil (baik hamil muda maupun hamil tua).

  • Buah-buahan yang segar memiliki banyak kandungan nutrisi, vitamin, serta serat. Buah-buahan ini bisa dikonsumsi sebagai pengganti cemilan di waktu senggang atau saat lapar seperti buah kurma, apel, jeruk, nangka, pisang, dan strawberry.
  • Sayur-sayuran juga perlu ada dalam menu makanan harian di masa kehamilan untuk mengatasi obesitas. Pilihlah sayuran dengan kandungan serat tinggi, seperti brokoli, bayam, selada, dan juga wortel untuk asupan makanan utama.
  • Lauk pauk yang memiliki kandungan lemak yang rendah meliputi ikan salmon, tuna, dan sarden. Daging juga bisa dikonsumsi oleh ibu hamil, tapi pastikan semua lemak daging sudah dibuang.
  • Makanan dengan kandungan kalori rendah seperi nasi yang merupakan makanan pokok. Namun, kandungan kalori dan gula di dalam nasi sangat banyak, jadi beresiko meningkatkan obesitas. Untuk tetap mendapatkan kalori yang rendah tanpa harus makan nasi, maka Anda bisa menggantinya dengan gandum, oats maupun jagung.

Jadwal Makan Ibu Hamil Sehari-hari

Setelah mengetahui daftar menu makanan diet untuk ibu hamil, selanjutnya Anda juga perlu mengatur menu makanan tersebut pada jadwal makan sehari-hari.

Berikut jadwal menu makanan diet untuk ibu hamil pada waktu sarapan pagi, makan siang, makan malam, serta untuk cemilan di waktu senggang.

1. Makan pagi (Sarapan)

Saat makan pagi atau sarapan, maka ibu hamil bisa mengkonsumsi 1 sampai 2 roti tawar, yang telah diolesi dengan 1 sendok teh selai kacang.

Selain itu, Anda bisa menambahkan hidangan penutup berupa 1 buah apel. Sedangkan, untuk minumannya itu Anda bisa membuat 1 gelas jus strawberry segar yang tidak dicampurkan dengan gula. Kalau pun memang rasa dari strawberry ini terlalu asam, maka untuk memberikan rasa manis, maka cukup tambahkan saja madu.

Anda bisa menggonta-ganti menu sarapan pagi sehari-hari Anda dengan oats, atau pun salad jika memang Anda tidak memiliki roti.

2. Camilan

Mengkonsumsi cemilan saat hamil juga bisa Anda lakukan di sela-sela waktu kosong Anda, seperti pagi menjelang siang, atau sekitar pukul 10 pagi. Bisa juga saat sore hari, atau pun saat bersantai dengan keluarga dengan segelas jus buah melon atau lainnya.

Untuk cemilan ini, maka Anda bisa mengkonsumsi buah pisang, alpukat, atau pun apel.

3. Makan siang

Saat memasuki waktu makan siang, maka Anda bisa mengkonsumsi makanan yang lebih berat dari makan pagi tersebut. Anda bisa melengkapi kebutuhan kalori tubuh yang digunakan untuk beraktivitas dengan mengkonsumsi nasi putih dengan lauk pauknya. Namun, yang harus Anda perhatikan itu adalah porsi dari makanan tersebut agar tidak berlebihan atau dibuat 2 kali dari porsi biasanya.

Selain itu, pemilihan lauk pun sebaiknya jangan yang berminyak dan berlemak tinggi. Pepes ikan yang dipadukan dengan sayur bayam bening adalah komposisi yang tepat untuk menu makan siang Anda.

Sebagai hidangan penutup setelah makan siang tersebut, maka Anda bisa mengkonsumsi buah pepaya beberapa potong saja. Kalau Anda memang tidak suka dengan buah pepaya, maka Anda bisa mengkonsumsi buah jeruk atau buah lainnya, dimana kandungannya seperti buah pepaya.

4. Makan malam

Saat waktu makan malam tiba, maka Anda bisa mengkonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat. Namun, makanan dengan kandungan karbohidrat ini janganlah dari nasi. Karbohidrat itu bisa Anda dapatkan dari asupan makanan seperti buah kentang atau ubi yang direbus (jangan digoreng).

Untuk bisa tetap mendapatkan protein saat makan malam, maka penambahan lauk pauk berupa pepes tempe atau tahu bisa ditambahkan dalam menu makan malam sebagai pelengkap. Jadi hindari mengkonsumsi lauk pauk yang diolah dengan cara digoreng ya!

Selain itu, makanan dari sayur-sayuran juga harus selalu ada untuk bisa memberikan serat pada pencernaan. Olahan sayuran dari buncis dan wortel bisa juga dicoba sebagai menu sayuran saat makan malam. Sedangkan untuk minuman, Anda bisa mengkonsumsi jus tomat sebagai penutup.

Baca juga: 9 Jus Buah untuk Ibu Hamil

Harapannya, ibu hamil dapat menerapkan setiap poin diatas demi mengatasi masalah obesitas selama masa kehamilan.

Itulah artikel menu makanan diet untuk ibu hamil yang mengalami obesitas. Semoga bermanfaat dan selamat menjalankan diet sehat!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *